Sifat Buas

Sebuah team merupakan sekumpulan Individu.Selalu demikian.Ini merupakan sebuah kenyataan yang telah terbukti sehingga sering terabaikan begitu saja. Sangatlah mudah untuk berfikir bahwa suatu team merupakan satu kesatuan sebagai entinsitas tunggal. Hal ini menyiratkan adanya fokus dan kendali. Akan tetapi, team juga merupakan sebuah khayalan yang menyenangkan.Hanya saja tidak persis benar.Individualitas yang mendasarinya itu penting. dari situlah anda memperoleh sinergi.Jika setiap orang berfikir dan bertindak dengan hal hal yang benar benar sama. Anda tidak akan memperoleh apapun yang berbeda kecuali bertambahnya sumbangan fisik, sumbangan fisik dari 10 orang lebih besar daripada satu orang,sayangnya individualitas juga merupakan suatu masalah.

Hal ini berarti suatu kelompok baru akan berkinerja buruk karena anggota anggotanya tampak asing.Kita memberlakukan kelompok itu secara hati hati sampai meereka itu saling kenal. Ada perlunya untuk memecahkan rintangan ini, bukan berarti menghilangkan individualitas tetapi menambahkan kenyamanan pada saat bersama sama.

Sekelompok orang sangat bagus untuk mengangkat dan memperkuat susana hati.Jika ada sedikit perasaan bosan atau kurang bersemangat tidak lama lagi keseluruhan team akan loyo. kerja team runtuh.Kelompok tersebut perlu di pacu, kadang kadang dengan dorongan fisik, perangsang seperti kopi, camilan rasa manis seperti permen atau biskuit dapat meningkatkan semangat dengan cepat. Namun itu tidak akan seefektif penemuan suatu mekanisme untuk meningkatkan semangat kelompok.

Sebagian orang juga bisa terperangkap dalam rutinitas yang merupakan masalah bagi suatu curah pendapat (brainstorming). Sangat mudah untuk terpaku pada garis pemikiran tertentu atau memakai kacamata kuda dengan memendam siapa saja yang menemukan gagasan yang berbeda. Satu orang saja yang mendominasi akan memaksa suatu kelompok ke arah pemikiran tertentu . Ada perlunya untuk keluar keadaan seperti ini dan di paksa berfikir sesaat dengan cara yang berbeda. Ketika kelompok ini kembali ke masalah semula, kegiatan tersebut harus menjauhkan mereka dari pendapat mereka sebelumnya untuk dapat bergerak kembali.

Ketiga kebutuhan tersebut ini : pemecah kebutuhan untuk menyingkirkan rintangan di antara orang, pemanasan untuk meningkatkan energi dan berisitirahat sejenak untuk mengubah arah pikir.Ketiganya bukan obat ajaib untuk team yang sedang payah tetapi ketiganya memberikan suatu dorongan yang sama seperti minuman penambah energi untuk para atlet.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.