A Group Fasilitator Of Outbound Training (Fasilitator Outbound Training)

Tugas  instruktur outbound  sebagai  fasilitator  diantaranya adalah  memperkuat rencana intervensi  yang  di perlukan untuk menstimulasi dan membangun perkembangan  hubungan dalam kelompok  secara positif. Seorang instruktur  outbound diharapkan  mampu menciptakan  suasana sosial  yang baru untuk membuat  untuk membuat satu kesatuan alur  dalam kelompok tersebut.

Berkaitan tujuan diatas, memfasilitasi sebuah kelompok dalam pelatihan outbound training tidaklah mudah. Derajat dan tingkat kedewasaan seorang instruktur outbound nakan sangatlah menentukan dan membantu  serta di butuhkan agar dapat memimpin peserta dalam dalam setting  program  secara  intens.

Pemahaman dasar  fasilitasi  kelompok  yang  efektif:

A. Proses Kelompok

Mempelajari  proses  kelompok   penting  bagi  alasan :

  • Mendiagnosa kebutuhan kelompok  dan individu kelompok yang merangkainya sehingga kegaiatn pengajaran  selanjutnya dapat di rancang  dengan lebih baik lagi
  • Agar dapat dengan mudah  mengarahkan kelompok pada  kegiatan refleksi  memperhatikan  sikap mereka dan hubungan  masing-masing dalam kelompok.

 

B. Tahap Pertumbuhan kelompok

Ada empat tahap  dalam perkembangan  dan pertumbuhan kelompok dalam pelatihan , yaitu:

  • Fase pertama  : Getting acquainted     –  saling mengenal
  • Fase kedua       : Struggling  forward      –  perjuangan awal
  • Fase ketiga       : Becoming personal      –  Pencocokan pribadi
  • Fase keempat :  Working  together       –  Bekerja

 

C. Gaya kepemimpinan

Ada 3 gaya dalam kepemimpinan orang dewasa, secara kasar sebagai berikut  ;

  • Authoritarian ; Lebih direktif  dalam memberikan tugas  bagi kelompok  dan bekerja  secara beriringan  bersama kelompoknya, sejalan dengan frekuensi  langkah yang mengikuti selanjutnya. Instruktur sebaiknya menyingkir dari bentuk partisipasi kelompok  dan boleh sewenang- wenang  dalam memberikan penghargaan  atau kritik   dalam pencapaian tujuan kelompok
  • Democratic ;  Memberikan bentuk dukungan secara terus menerus  terhadap kelompok   dalam pemecahan masalah   dan pembuatan keputusan.
  • Laissez  – Faire ;  Bentuk  kepeminpinan yang lebih pasif  di bandingkan  dengan gaya lainnya, dimana instruktur membiarkan kelompok hampir sepenuhnya bebas melakukan segala hal  seperti apa yang kelompok outbound training itu inginkan.

 

Beberapa hal berikutnya di bawah ini  tidak di bahwa secara khusus, namun tetap perlu di ketahui

D. Types of intervention  ( tipe intervensi )
E. Expectation  ( Harapan )
F. Commitment  ( Komitmen)
G. Fasilitative option  (pilihan dalam memfasilitasi )
H. On becoming of person  ( mewujudkan seseorang )
I. On Moving to close  ( bergerak terlalu dekat )
J. Communication  (komunikasi )
K. Competition  ( Kompetisi )
L. Conformity  ( kesesuaian )


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.